Perilaku gerak pada manusia dan hewan tidak jauh berbeda. Gerakan pada
hewan dan manusia umunya memiliki gerakan yang sangat mudah diamati.
Akan tetapi bagaimana jika gerakkan itu terjadi pada tumbuhan?
Umumnya gerak pada tumbuhan bisa terjadi akibat adanya rangsangan yang
diperoleh, baik itu rangsangan dari dalam maupun dari luar tumbuhan itu
sendiri. Bentuk rangsangan tersebut bisa berupa gravitasi bumi, suhu,
bahan kimia maupun intensitas cahaya yang diterima.
Lalu, bagaimana sebuah tumbuhan bisa dikatakan bergerak? Bagian-bagian
apa saja dari tumbuhan yang bergerak? Mari kita simak ulasan materi
gerakan pada tumbuhan ini.
Gerak Menutup Daun Putri Malu
Sebagai contoh yang pertama, coba kalian cari tumbuhan putri malu.
Kemudian amati dan berikan rangsangan berupa sentuhan, rangsangan panas
dan rangsangan dining pada tumbuhan putri malu tersebut. Apa yang akan
terjadi pada tumbuhan putri malu tersebut?
Tumbuhan putri malu akan merespon rangsangan tersebut dengan menutup
daunnya. Gerakkan menutup daun tumbuhan putri malu ini merupakan
tanggapan terhadap adanya rangsangan. Sedangkan arah menutupnya daun
tumbuhan putri malu terhadap rangsangan adalah tetap.
Jika daun putri malu dikenai rangsangan maka akan terjadi aliran air
yang menjauhi daerah yang terkena rangsangan. Adanya aliran air ini
menyebabkan kadar air di daerah yang terkena rangsangan berkurang,
sehingga tekanan turgornya mengecil.
Akibat tekanan turgor yang mengecil ini maka daun putri malu akan
menutup dan akan tampak seperti layu. Tekan turgor adalah tekanan yang
disebabkan oleh isi sel terhadap dinding sel pada tumbuhan.
Jika kita amati dengan seksama, ternyata tumbuhan juga melakukan
gerakkan. Meskipun gerakkan pada tumbuhan cenderung lambat, namun masih
dapat diamati perbedaannya. Misalnya gerakkan yang muncul pada tumbuhan
putri malu.
Tumbuhan putri malu akan tampak menguncup saat kita menyentuhnya.
Meskipun tidak ada perpindahan tempat, namun tumbuhan putri malu
tersebut masih dianggap bergerak karena gerakan pada organisme tidak
selalu merupakan pergerakan berpindah tempat.
Bagaimana dengan gerakan tumbuhan lainnya? Apakah juga melakukan
gerakkan? Bagaimana tumbuhan-tumbuhan tersebut dapat bergerak?
Gerakkan-gerakan seperti apa saja yang dilakukan? Untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita pelajari gerak-gerak pada
tumbuhan berikut ini.
3 Macam Gerak Pada Tumbuhan
Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu gerakan endonom, gerakan higroskopis, dan gerakan esionom.
1. Gerak Endonom
Gerak endonom – Gerakan pertumbuhan daun dan pergerakan rotasi pada sitoplasma (siklosis)
pada sel-sel daun Hydrilla verticillata dapat diketahui dari pergerakan
sirkulasi klorofil di dalam sel (perhatikan gambar di bawah ini).
| Contoh gerak endonom yaitu gerak rotasi pada sitoplasma |
2. Gerak Higroskopis
Merekahnya kulit buah-buahan yang sudah kering pada tumbuhan
polong-polongan, membukanya dinding spongarium (kotak spora)
paku-pakuan, membentang dan menggulungnya gigi-gigi peristoma pada
spongarium lumut adalah contoh-contoh dari bergeraknya higroskopis
(perhatikan gambar berikut ini).
| Contoh gerak higroskopis pada bagian peristoma dari spongarium |
3. Gerak Esinom
Gerak esinom adalah pergerakan tumbuhan yang disebabkan oleh adanya
rangsangan dari lingkungan sekitar. Berdasarkan jenis rangsangannya,
pergerakan esinom dapat dibedakan menjadi gerakan tropisme, gerakan
taksis dan gerakan nasti.
a. Gerak tropisme
Gerak tumbuhan dapat diamati melalui beberapa gejala, salah satunya adalah arah tumbuh tumbuhan. Arah tumbuh tumbuhan dapat berubah karena pengaruh lingkungan. Contoh tumbuhan yang diletakkan dekat jendela maka batangnya akan tumbuh ke arah cahaya. Gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arah datangnya rangsang dari luar disebut tropisme. Jika arah bergeraknya tumbuhan mendekati rangsang disebut gerakan tropisme positif, akan tetapi jika arah bergeraknya tumbuhan menjauhi rangsangan disebut gerakan tropisme negatif.
Berdasarkan jenis rangsangannya, pergerakan tropisme dibagi menjadi geotropisme (gravitropisme), hidrotropisme, tigmotropisme, kemotropisme, dan fototropisme (heliotropisme).
a.1. Gerak geotropisme
Perhatikan gambar kecambah dibawah ini. Pada kecambah tanaman tersebut, arah bergeraknya akar selalu menuju pusat bumi dan arah pergerakan tumbuh batangnya selalu tegak ke atas menjauhi pusat bumi. Arah pergerakan bagian tumbuhan baik akar maupun batang tersebut karena pengaruh gravitasi. Pergerakan tumbuhan yang demikian disebut geotropisme atau gravitropisme.
| Contoh gambar gerakan geotropisme pada kecambah tanaman |
Pertumbuhan akar yang selalu menuju ke sumber air disebut gerakan hidrotropisme. Hidrotropisme adalah gerakan tropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan air.
a.3. Gerak tigmotropisme
Gerak membelitnya ujung batang atau ujung sulur kacang panjang dan mentimun pada tempat rambatnya disebut pergerakan tigmotropisme. Tigmotropisme adalah pergerakan tropisme yang diakibatkan oleh rangsangan berupa sentuhan dengan rambatannya baik berupa benda mati atau tumbuhan lain. Contoh gerakan tropisme ini bisa dilihat pada gambar berikut.
| Contoh gerakan tigmotropisme pada sulur tanaman kacang |
Gambar berikut ini menunjukkan pengaruh rangsangan cahaya terhadap arah tumbuh batang tumbuhan. Gerak tropisme tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya disebut gerakan fototropisme atau heliotropisme.
| Contoh gerakan fototropisme pada tumbuhan yang mengarah ke datangnya cahaya |
a.5. Gerak kemotropisme
Penyerbukan merupakan peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik. Selanjutnya, serbuk sari akan berkecambah di kepala putik dan membentuk buluh serbuk yang akan membawa gamet jantan (spermatozoid) menuju gamet betina (sel telur).
| Contoh gambar gerakan kemotropisme pada tumbuhan |
b. Gerak taksis
Gerak taksis adalah bergeraknya pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerakan taksis biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan fototaksis.
Gerak spermatozoid menuju sel telur pada archegonium tumbuhan laut dan tumbuhan paku yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein yang dihasilkan oleh archegonium disebut gerak kemotaksis.
| Gambar contoh gerakan taksis pada tumbuhan paku |
c. Gerak nasti
Gerak nasti adalah bergeraknya sebagian tubuh tumbuhan akibat rangsangan dari luar tetapi arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Berdasarkan jenis rangsangannya pergerakan nasti dibedakan menjadi niktinasti, fotonasti, dan tigmonasti atau seismonasti.
c.1. Gerak niktinasti
Menguncupnya daun tumbuhan Leguminoseae (kacang-kacangan) menjelang petang akibat perubahan tekanan turgor pada tangkai daun disebut gerakan niktinasti. Niktinasti adalah gerakan nasti tumbuhan akibat rangsangan dari lingkungan yang terjadi pada malam hari.
| Contoh gerak niktinasti pada daun lamtoro, saat malam daun akan tertutup dan tampak layu (gambar kiri), dan saat siang kembali terbuka (gambar kanan) |
Mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada sore hari disebut gerakan fotonasti. Fotonasti adalah pergerakan nasti tumbuhan akibat rangsangan cahaya.
| Contoh gerakan fotonasti tumbuhan pada bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) |
Gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) saat disentuh disebut gerakan seismonasti. Seismonasti atau tigmonasti adalah gerakan nasti tumbuhan yang dipengaruhi oleh getaran atau sentuhan.
| Contoh gerakan seimonasti pada daun putri malu (Mimosa pudica) |
Bunga tulip selalu mekar di musim semi. Mekarnya bunga tulip tersebut disebabkan oleh suhu udara pada musim semi lebih hangat dari musim dingin. Pergerakan mekarnya bunga tulip pada musim semi disebut gerakan termonasti. Termonasti adalah pergerakan nasti tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan yang berupa suhu.
| Contoh gerakan termonasti pada tumbuhan bunga tulip |
Contoh gerak tumbuhan lainnya seperti gerakan membuka dan menutupnya stomata karena pengaruh kadar air, cahaya, suhu, dan zat kimia (protein dan gula) adalah contoh pergerakan nasti kompleks. Nasti kompleks adalah gerakan tumbuhan akibat rangsangan yang diterima lebih dari satu macam.
| Contoh gerakan nasti kompleks pada stomata |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar